Hellomalang – Selasa (6/7/2021) Sebagai bentuk sosialisasi bahaya Covid-19 dan protokol Kesehatan, Satlantas Polresta Malang Kota hadirkan empat “pocong dan keranda”, Senin (5/7/2021) malam, bertempat di simpang empat Mitra 1 Kota Malang.

Namun tenang, hantu pocong yang dikerahkan bukanlah hantu asli. Melainkan, empat petugas kepolisian yang didandani mirip dengan pocong.

Begitu pula dengan kerandanya, bukanlah keranda asli untuk membawa jenazah. Keranda itu merupakan buatan tangan, hasil kreatifitas dari anggota Satlantas Polresta Malang Kota.

Kegiatan sosialisasi prokes itu, berlangsung di dua tempat yaitu pada pukul 20.00 WIB di Jalan KH Agus Salim. Setelah itu di Jl. Ijen pada pukul 20.30 wibhingga pukul 21.00 WIB.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna melalui Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Saiful Ilmi menjelaskan tujuan dari kegiatan tersebut.

“Malam ini, kami melaksanakan kegiatan edukasi terkait prokes Covid 19 kepada masyarakat. Mengapa kami bawa pocong dan keranda, karena sebagai gambaran dan contoh kepada masyarakat, bila tidak disiplin prokes Covid 19, maka jadinya akan seperti itu,”

Dia juga menjelaskan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan secara rutin tiap minggunya.

“Kami akan laksanakan edukasi ini secara rutin, setiap seminggu sekali di beberapa tempat. Untuk hari ini, di Jalan Ijen dan Jalan KH Agus Salim,” terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat. Untuk tetap selalu mematuhi prokes dan peraturan penerapan PPKM Darurat.

“Di dalam PPKM Darurat, mobilitas masyarakat dikendalikan. Bila tidak berkepentingan, lebih baik di rumah saja. Bagi masyarakat yang berjualan, silahkan berjualan, namun masyarakat yang membeli tidak boleh makan di tempat dan harus dibawa pulang,” tandasnya.

hellomalangku.com
syugmay@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *